Kami tidak lebih hanya para musafir kecil. Berjalan Keluar masuk melewati jalan-jalan di belantara mazhab. Di sini berhati-hatilah, siapa saja bisa tersesat dan berputar-putar dalam kesia-siaan. Banyak papan nama, baik yang baru dipasang atau yang sudah lama ada. Memilih jalan ini begitu mudah dan bahkan membanggakan bagi siapa saja yang tidak teliti. Akhirnya yang kami pilih adalah jalan dengan 'papan nama' yang sudah ada sejak lama. Inilah jalan kami, jalan ahlu al-sunnah wa al-jama'ah, jalan konservative, jalannya para pendahulu yang telah merintis dan menempuh jalan estafet dari Rasulullah SAW. Adapun jalan dengan papan nama yang baru dipasang kami ucapkan selamat tinggal. Biarkan kami memilih jalan ini, jalan tradisi Islam turun temurun yang sambung menyambung sanad: murid dari guru, dari guru, dari guru.... dari salafuna Shalih, dari tabi'ut tabi'in, dari tabi'in, dari sahabat, dari rasulullah Saw.
Inilah jalan kami.... Ahlussunnah Waljama'ah


Syair Imam Husein bin Fatimah Azzahra binti Rasulullah Shallahu ‘Alaih Wa ‘Alaa Alih Wasallam

Jika Dunia dianggap berharga, maka pahala Allah lebih mahal dan lebih mulia.

Jika Bdan diciptakan untuk menemui kematian, maka membunuh orang karena Allah dengan pedang lebih utama.

Jika rezeki itu adalah bagian yang sudah ditentukan, maka sedikitnya ketamakan manusia dalam berusaha adalah lebih bagus
Jika harta itu dikumpulkan untuk ditinggalkan, maka kenapa manusia kikir dengan apa yang ditinggalkan?”
Jika Engkau mengalami kesulitan hidup jangan condong kepada manusia, dan jangan meminta selain
kepada Allah yang menolong dan mengetahui yang sebenarnya.
Jika engkau hidup dan telah berkeliling dari barat sampai ke timur tak akan kau temui seorang pun yang sanggup membahagiakan atau
menyengsarakan…

Sumber Group Facebook “Pecinta
Al Habib Anis bin
Alwi al Habsyi
(Solo)”

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Kumpulan Mahalul Qiyam MP3

Al Quran Online