Kami tidak lebih hanya para musafir kecil. Berjalan Keluar masuk melewati jalan-jalan di belantara mazhab. Di sini berhati-hatilah, siapa saja bisa tersesat dan berputar-putar dalam kesia-siaan. Banyak papan nama, baik yang baru dipasang atau yang sudah lama ada. Memilih jalan ini begitu mudah dan bahkan membanggakan bagi siapa saja yang tidak teliti. Akhirnya yang kami pilih adalah jalan dengan 'papan nama' yang sudah ada sejak lama. Inilah jalan kami, jalan ahlu al-sunnah wa al-jama'ah, jalan konservative, jalannya para pendahulu yang telah merintis dan menempuh jalan estafet dari Rasulullah SAW. Adapun jalan dengan papan nama yang baru dipasang kami ucapkan selamat tinggal. Biarkan kami memilih jalan ini, jalan tradisi Islam turun temurun yang sambung menyambung sanad: murid dari guru, dari guru, dari guru.... dari salafuna Shalih, dari tabi'ut tabi'in, dari tabi'in, dari sahabat, dari rasulullah Saw.
Inilah jalan kami.... Ahlussunnah Waljama'ah


Jaminan Rasulullah SAW utk Kelompok terbesar

 bahwa Allah SWT tidak akan jadikan umat nabi Muhammad SAW dalam kesesatan.

Berkata Sayyidina Abdullah bin Abd bin Mas'ud; "Sungguh kalian ini berpadulah bersama jamaah, sungguh Allah tidak akan menjadikan kelompok terbesar pada umat Muhammad dalam kesesatan.

Demikian berkata Sayyidina Abdullah bin Mas'ud ra, tidak akan terjadi dalam kelompok terbesar umat Nabi Muhammad dalam kesesatan.

Al Imam Ibn Hajar Asqalani didalam kitabnya Fathul Baari bisharah Shahih Bukhari - menukil tentang riwayat Ibn Mas'hud ini - yang dimaksud didalam hadits ini bahwa Ahlussunnah waljamaah akan bersabar, walaupun kelompok lainnya terus mengingkari dan lepas dari jamaah, tapi Rasul SAW menjamin bahwa kelompok mulia itu akan terus ada dari sejak zaman Sang Nabi SAW terus sampai hari kebangkitan, mereka akan tetap ada.

Alhamdulillah dan juga penjelas dari hadits ini adalah ucapan Sayyidina Abdullah bin Mas'ud ra bahwa Allah tidak akan menjadikan jamaah ummat Nabi Muhammad saw didalam kesesatan. Yang termasuk dalam kesesatan adalah mereka yang memisahkan diri sedikit-sedikit.

# Alhamdulillah, beruntunglah kita yang masih terpadu dalam kelompok besar (mayoritas) ahlussunnah waljama'ah. Allahu'alam

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kumpulan Mahalul Qiyam MP3

Al Quran Online