Kami tidak lebih hanya para musafir kecil. Berjalan Keluar masuk melewati jalan-jalan di belantara mazhab. Di sini berhati-hatilah, siapa saja bisa tersesat dan berputar-putar dalam kesia-siaan. Banyak papan nama, baik yang baru dipasang atau yang sudah lama ada. Memilih jalan ini begitu mudah dan bahkan membanggakan bagi siapa saja yang tidak teliti. Akhirnya yang kami pilih adalah jalan dengan 'papan nama' yang sudah ada sejak lama. Inilah jalan kami, jalan ahlu al-sunnah wa al-jama'ah, jalan konservative, jalannya para pendahulu yang telah merintis dan menempuh jalan estafet dari Rasulullah SAW. Adapun jalan dengan papan nama yang baru dipasang kami ucapkan selamat tinggal. Biarkan kami memilih jalan ini, jalan tradisi Islam turun temurun yang sambung menyambung sanad: murid dari guru, dari guru, dari guru.... dari salafuna Shalih, dari tabi'ut tabi'in, dari tabi'in, dari sahabat, dari rasulullah Saw.
Inilah jalan kami.... Ahlussunnah Waljama'ah


Upaya Pembunuhan Terhadap Nabi


Lazimnya sebuah kedengkian, ia seringkali berujung kepada upaya mencelakakan orang yang dibenci tersebut. Hal ini juga tak luput dari perjalanan dakwah Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam (SAW). Berkali-kali kaum musyrikin dan orang-orang kafir melancarkan berbagai cara demi menghalangi ajaran Islam. Ragam upaya mereka lakukan, mulai dari rayuan halus, ancaman, hingga upaya pembunuhan Nabi pernah mereka tempuh atas nama kedengkian tersebut. Dalam sejarah tercatat, kaum kafir berulangkali berusaha membunuh Nabi Muhammad. Ada yang dilakukan terang-terangan ketika terjadi peperangan terbuka. Namun tak sedikit mereka melaksanakannya secara diam-diam ala gerakan spionase. Berikut ini beberapa upaya pembunuhan yang pernah dihadapi oleh Nabi Muhammad SAW yang lebih dikenal dengan istilah ightiyal (pembunuhan diam-diam): 1. Upaya Kaum Quraisy pada malam Hijrah ke Madinah

Kumpulan Mahalul Qiyam MP3

Al Quran Online